Showing posts with label Poems. Show all posts
Showing posts with label Poems. Show all posts

Tuesday, July 14, 2015

Friendship

Sometimes we have a friend who like to treat, not because they have abundance of cash, it's just they put friendship over money.

Sometimes we have a friend who love to work, it's not because they are pretending they are diligent, but they understand about responsibilities.

Sometimes a friend ask for apologize before us after a fight, not because they are wrong but it;s because they respect people surround them.

Sometimes we have friends who are willing to help us, not because they owe us anything but because they see as as a friend.

Sometimes a friend who always send you an electronic message or Whatsapp is not because they have nothing to do but because they remember you.

One day all of us will be apart. we will memorize those talks & dreams which were in our times.. days by days, months, years till the relationship become a stranger.

One day our kids and grand kids will see our photographs and ask? " who are all of these people?"
and we will smile with invisible teardrops  and will say 
" I have my most beautiful days with them"


Tuesday, July 7, 2015

Kala Ku kan Mati



Tubuh ini bukanlah Aku, Aku tidak terperangkap dalam tubuh ini...

Mata, telinga, hidung, tangan ini bukanlah Aku, Aku tidak terperangkap dalam pembentukan fisik ini..



Aku memiliki kehidupan tanpa batas...

Aku tidak pernah dilahirkan dan tidak pernah mati..

Nun jauh di sana, di samudera luas dan angkasa dengan berbagai galaksi..

Semua terwujud dari dasar kesadaran..



Sejak jaman dahulu saya telah bebas..

lahir dan mati hanyalah pintu yang kita lewati sewaktu kita masuk dan keluar..

lahir dan mati hanyalah permainan kausalitas..



Jadi tersenyumlah kepada ku dan genggamlah tanganku dan lambaikan selamat tinggal.. kala ku kan meninggalkan dunia ini...

Esok hari kita akan bertemu lagi, bahkan mungkin sebelumnya..

kita akan selalu bertemu lagi pada asal sebenarnya..

selalu bertemu lagi di jalan kehidupan yang tak terhitung jumlahnya...



(Sumber: Tiada Ketakutan Tiada kematian)



Emosi Yang berapi api

Emosi yang berapi-api..
Aku menutup mata dan memandang kedalam...
Apakah aku sedang hilang kesadaran...

Emosi yang berapi-api...
Aku mengamatimu...
kau datang karena kausalitas..

Emosi yang berapi-api..
Dalam tarikan dan hembusan nafasku...
Kau pasti berlalu karena aku tak memintamu tuk tinggal..
Karena segala sesuatu adalah apa adanya..
hanya datang dan pergi..bukanlah milik kesadaran ini..

Friday, June 26, 2015

Namaku...

Apakah arti sebuah nama?
benarkah nama hanya sebuah sebutan?
yang membedakan visualisasi rupa seseorang dengan lainnya.

Andainya awal peradaban manusia dimulai…
kita memanggil makluk air bersirip bukan ikan melainkan burung…
mungkin sekarang namanya burung bukan?
dan makhluk berparuh yang terbang bukan burung, tetapi serangga..
jadilah makhluk-makluk itu kita sebut serangga…
“Apalah arti sebuah nama” ..itu kata shakespeare
  
Ku bahkan tak mengenal orang yang memberiku nama ini..
dan aku telah dan akan hidup sampai akhir hayat ini dengannya…
mungkinkah nama ini akan tetap kupakai setelah MATI?
akankah  penghuni dunia baru disana tetap memanggilku ..dengan nama lamaku
nama michael kedengarannya bagus.. sepanjang sejarah manusia..
mungkin saja telah ada jutaan orang dengan nama ini.. di dunia baru itu…
kelihatannya dunia baru itu akan lebih kompleks… kalau saja “itulah arti sebuah nama”
  
Tetapi banyak orang yang hanya karena sebuah nama….
melahirkan pertikaian..kesalahan-kesalahan..
nama yang bahkan tak mereka mengerti asal usulnya…
yang katanya demi ini…demi itu….
kalau saja “itulah arti sebuah nama”
  
Nama dan rupa… bukankah hanya ilusi kausalitas…
Ataukah memang Kausa Prima merencanakan nama dan rupa?

Time..


Kapankah waktu dimulai?…kapan pula ia berakhir..Kapan aku mengenal waktu?… apakah sejak aku terlahir kedunia sebagai makhluk bernama manusia..Apakah waktu anda berhenti setelah proses bernama kematian… 

..dan apakah waktu hanya terpaut sepanjang sejarah manusia lalu berhenti?
Ataukah menghitung waktu akan menghasilkan bilangan yang tak terhingga ..
Sebelum terbentuk dunia ini dimanakah sang waktu?
Setelah kehancuran dunia dimanakah sang waktu?
Mungkinkah terdapat alam  tanpa waktu?
dimana hari esok? dimana si kemarin?
Kekosongan…
Tapi..mungkin waktu kan terus berlalu dalam ruang dan keadaan yang berbeda bagi kita..mungkin kah?
Mungkin dulu sang kausa prima pernah bosan berkelana dengan waktu…
Mungkin kelak dia juga akan bosan… inikah sebab dari kehidupan?
Ataukah…tiada awal dan akhir…..
Sembari menunggu semua jawaban…mari lewatkan waktu atau….waktu kan melewati kita….